Cacing Toxocara pada Anjing dan Kucing

No comment 2872 views

cacing toxocara

Anjing dan kucing sangat rentan terkena cacingan. Cacing yang dapat menginfeksipun banyak jenisnya. Kali ini akan dibahas salah satu dari jenis cacing gilig.

Cacing gelang ini tinggal disaluran pecernaan hewan. Spesies yang penting dan akan dibahas adalah Toxocara canis (parasit di anjing) dan Toxocara cati (parasit di kucing). Cacing ini bisa menular kemanusia lho atau disebut dengan penyakit zoonosis. Toxocariasis adalah penyakit yang disebabkan infeksi cacing nematoda dari famili Ascaridae, genus Toxocara. Siapa yang memiliki resiko tinggi terkena toxocariasis ? anak-anak dan pemilik hewan kesayangan anjing dan kucing. Manusia bisa terkena toxocariasis melalui makan makanan yang terkontaminasi feses kucing atau anjing yang mengandung telur toxocara.

 

Gejala yang tampak

ada dua tipe toxocariasis, dibedakan berdasarkan migrasi larva dari toxocara ini. Pertama, tipe ocular toxocariasis ditandai dengan berkurangnya penglihatan, peradangan pada mata atau kerusakan retina, kedua,  Visceral toxocariasis, yaitu migrasi larva toxocara pada organ-organ tubuh seperti hati dan sistem saraf pusat. ditandai dengan demam, batuk, letih dan nyeri pada perut. Karena bersifat zoonosis maka sebagai penyayang hewan kecil perlu waspada terhadap infeksi cacing ini.

 

Mencegah daripada mengobati

Yuk, melakukan upaya pencegahan agar tidak terkena toxocariasis meskipun memeliara anjing dan kucing.

  1. Selalu cuci tangan setelah memegang atau bermain dengan hewan kesayanganmu, sebelum makan dan setelah berakitifitas diluar.
  2. Membiasakan anak-anak untuk cuci tangan terutama sebelum makan
  3. Membersihkan kandang anjing atau kucing dengan bersih sih sih, agar tidak ada kotoran yang tertinggal. Ingat telur toxocara tinggal di dalam feses kucing atau anjing.
  4. Ajarkan pada anak-anak bahwa makanan yang jatuh di lantai atau tanah adalah kotor dan tidak boleh dimakan
  5. Jangan biarkan anak-anak bermain di tanah yang terdapat feses kucing dan anjing.
  6. Berikan obat cacing rutin pada anjing dan kucing kesayanganmu

 

Tanda jika anjing dan kucing cacingan

  1. nafsu makan menurun
  2. banyak makan namun tidak bertambah berat badan
  3. kurus
  4. diare
  5. muntah
  6. memuntahkan cacing atau terdapat cacing dianus dan pupnya.

 

Jadwal pemberian obat cacing

anak anjing dimulai dari usia 2 minggu kemudian diulang pada usia 4, 6 dan 8 minggu. setelah itu setiap 3 bulan.

anak kucing dimulai dari usia 3 minggu. kemudian diulang pada usia 5, 7, dan 9 minggu. setelah itu diulang setiap 3 bulan.

 

*Sumber Gambar Google

author